Sabtu, 04 Februari 2012

Membaca Kepribadian Seseorang Melalui Fb



Semua pasti sudah pada tahukan tentang FB..!!! Ya iyalah siapa coba yang tidak kenal sama Facebook yang sampai saat ini masih menjadi layanan jejaring sosial nomor wahid di Dunia...(itu menurut saya bro:-)). Diartikel ini saya mau coba sharing tentang Melihat Kepribadian Seseorang berdasarkan Status FB-nya.... Sebenarnya sih sudah agak melenceng dari tema blog ini yang sebenarnya... Tapi setelah saya pikir-pikir. Apa salahnya kalau ikut munculin artikel-artikel yang bersifat umum, daripada blognya tidak di update sama sekali.... iya nggak sob??? heheheheh -jadi curhat- Ya udah.,ayo kita intip kepribadian orang dari Fb.....

1. Manusia Super Update Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan. Contoh : “Lagi makan di restoran A..”, “Dalam perjalanan menujuneraka..”, “Saatnya baca koran..”, dan sebagainya.
2. Manusia Melankolis Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain. Contoh : “Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..”, “Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..”.
3. Manusia Tukang Ngeluh Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan. Contoh : ” Jakarta maceeet..!! Panas pula..”, “Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!”, “Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do’ i..”, dsb.
4. Manusia Sombong Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel. Contoh : “Otw ke Paris ..!!”, “BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..”, “Duh, murah-murah banget belanja di Singapur, bow,”
5. Manusia Puitis Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata-kata mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyinya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan. Contoh : “Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan”, “Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi”, “Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu”.
6. Manusia in English Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis gicyu Low.. Contoh : “Tie and Chair..”, “I can tooth, you Pink sun..” dsb..
7. Manusia Lebay Updatenya selalu bertema ‘gaul’ dengan menggunakan bahasa dewa.. ejaan yang dilebaykan.. Contoh..” met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah… xixiixi” << lol~
8. Manusia Terobsesi Mengharap tapi ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat-dapat. Contoh : “duwh… sesi pemotretan lagi! cape…”
9. Manusia Sok Tau Sotoy tenarnya. Padahal dia sendiri tidak tahu apa yang ditulisnya. Contoh : “Pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla..bla…bla,”
10.Bioskop Mania Update film yang abis ditonton dan kasih comment.. Contoh : “ICE AGE 3..Recomended! !”, “Transformers 2 mantab euy..”
11.Manusia pedagang Contoh: “jual sepatu bla bla bla”
12.Manusia penyuluh masyarakat Contoh: “jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla”
13.Manusia Alay Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim seperti bahasa alien. Contoh:Alay 1 : “DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!” Alay 2 : “km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? ” Alay 3 : “Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!”(Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikirdulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)
14.Tipe Hidden Message Tipe ini biasanya tidak to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya. (bagus kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu) padahal kan bisa langsung aja sms ya.. Contoh : “For you my M***, I can’ t live without you..you are my bla bla bla..”,”Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo..” (padahal ce tersebut tidak ada dalam jaringannya. . mana bisa baca…
15.Tipe Misterius Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkanSubjek + Predikat + Objek + Keterangan. Tapi orang tipe ini mungkinhanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja..Dan pastinyamengundang kontroversi. Contoh : “Sudahlah..” , “Telah berakhir..” (apanya??),”Termenung.. .”

Nah, dari sobat nilai deh sobat masuk dalam kategori mana..... :D






Selasa, 13 Desember 2011

“Barakallah”, Ku Titipkan Do’a


 
Tak usahlah mencari yang sempurna, yang penting niat kan menjadi kuncinya. Sebab, jika terlalu tinggi muka menadah, kedua kaki tetaplah mengenjak bumi nan gersang. Padamu jua kan dikembalikan hina.
 
Kalam “al haq”, sempurnakanlah dhuha, yang kan cerah bersama hilal senja. Jika ia penuh berkah dan ridha dari-Nya, maka titik kemuliaan menjadi seorang manusia, diraja berhati mulia, memakmurkan bumi alfa syahadah-Nya. Insya Allah kan dimudahkan Allah, yang ada dalam diri menjadi kebaikan:
“Barakallahu lakuma wajama’a bainakuma fi khair”
 
 
 
Jambi, 13 November 2011

Kamis, 08 Desember 2011

MENUJU PERUBAHAN

MENUJU PERUBAHAN
(Refleksi Terhadap Hari Anti Korupsi)

Oleh: Edi Kurniawan*


 Berbagai kasus korupsi di negeri ini yang banyak menimpa para pejabat, baik dari kalangan eksekutif, yudikatif maupun legislatif. Mulai dari  pemerintah pusat, daerah, kecamatan, dan desa yang menunjukkan tidak hanya mandulnya Undang-undang Nomor 28 tahun 1999, tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan peran Komisi Pemberantasan Korupi (KPK), tetapi juga semakin tidak tertibnya nilai-nilai kehidupan sosial masyarakat.
Kasus korupsi yang diduga melibatkan para menteri, mantan menteri, gubernur, mantan gubernur, bupati, mantan bupati dan lain sebagainya menunjukkan bahwa para pejabat negara yang diharapkan menjadi tauladan bagi masyarakat luas mengenai tertib hukum dan tertib sosial, ternyata justru mereka yang harus duduk dikursi pesakitan. Kasus Century, Bulog, Wisma Atlet Palembang dalam skala nasional, atau dalam skala kedaerahan seperti kasus pembangunan Jembatan Batang Hari II, Jembatan Timbang, Izin Proyek Batu Bara, dan kasus penyuapan seleksi CPNS yang melibat para pejabat daerah, ataupun kasus dana non bugeter DKP yang begitu kusut hanyalah sedikit dari sekian banyak perkara korupsi di negara dalam upaya mewujudkan good goverment dan clean goverment.
Runtuhnya rezin Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun menjadi langkah awal dari reformasi disegala bidang baik itu ekonomi, politik, hukum, sosial dan budaya serta yang terpenting adalah pintu demokrasi harus dibuka lebar-lebar dengan harapan bangsa ini akan memiliki masa depan yang lebih baik. Namun sayang impian itu tidak sepenuhnya terpenuhi, lamban bahkan sebagian kebobrokan itu menjadi meningkat drastis secara kualitas maupun kuantitasnya, yang salahsatunya adalah praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang merupakan salahsatu penyakit akut dan warisan orde baru yang mengakibatkan sistem ekonomi, politik, kekuasaan dan lapisan birokrasi yang berasaskan kekeluargaan.
Dalam upaya serius pemberantasan tersebut, maka didirakanlah KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi dengan harapan KPK bekerja optimal tanpa pandang bulu dalam membersihkan “tikus-tikus kantor” atau “tikus-tikus tengik”, meminjam istilah Iwan Fals. Begitu pula dengan ditetapkan dan disahkannya Undang-undang Nomor 28 tahun 1999 tentang penyeenggaraan negara yang bersih.  Hal ini membuktikan bahwa satu sisi pemerintah beri’tikad keras untuk membasmi “tikus-tikus” ini. Namun di sisi lain, timbul simalakama karena perkara korupsi bukanlah monopoli dari kalangan elit tapi juga oleh kalangan akar rumput walaupun kerugian yang ditimbulkan sedikit.
Korupsi bukan hanya masalah hukum tapi juga budaya, kebiasaan dan kesempatan, moral dan agama. Adalah suatu kesalahan besar jika kita mengatakan bahwa korupsi bisa diberantas sampai keakar-akarnya bila yang dilakukan hanyalah sebatas pemenuhan kebutuhan yuridis. Karena realitasnya semakin banyak peraturan justru korupsi semakin meningkat. Jadi, dalam upaya pemberantasannya harus ada kesimbangan antara peraturan dan kesadaran objek hukum.
            Permasalahan pokok yang menyebabkan ketidaktertiban hukum ini adalah karena adanya ketidaktertiban sosial. Bila bicara masalah hukum seharusnya tidak dilepaskan dari kehidupan sosial masyarakat karena hukum merupakan hasil cerminan dari pola tingkah laku, tata aturan dan kebiasaan dalam masyarakat. Namun sangat disayangkan hukum sering dijadikan satu-satunya mesin dalam penanggulangan kejahatan dan melupakan masyarakat yang sebenarnya menjadi basis utama dalam penegakan hukum. Jadi jelas bahwa aspek sosial memegang peran yang penting dalam upaya pencegahan kejahatan yang tentunya hasilnya akan lebih baik karena memungkinkan memutus matarantainya.

******
Hari ini, 9 Desember 201I, adalah Hari Anti Korupsi Sedunia. Di Indonesia, momentum ini dirayakan dengan beragam cara. Berbagai elemen masyarakat di sejumlah daerah memperingatinya, mulai dengan berunjuk rasa, mengeluarkan pernyataan sikap, jumpa pers, hingga memberikan pendidikan anti korupsi bagi anak-anak usia Sekolah Dasar. Kegiatan-kegiatan tersebut merupakan bagian dari masyarakat Indonesia atas berbagai kasus korupsi yang terus bermunculan dan menunggu penyelesaian. Energi besar bangsa untuk memberantas korupsi tersedot ke sini bahkan hampir menyamai energi untuk mengatasi bencana lain yaitu bencana alam yang juga silih berganti terjadi.
Menarik untuk dicermati pernyataan Presiden yang menyatakan bahwa peritangatan hari anti korupsi sedia ini bukan hanya seremonial saja, tapi berbicara berbicara kongkret yang tajam dan fakta yang ada yang akan disampaikan ke publik pada hari ini. Auditorium Masjid Agung Semarang menjadi fakta sejarah atas seremoni ini.
Dalam hemat penulis, kegamangan presiden atau kegamangan kita semua atas kasus korupsi yang terjadi di negeri ini dan begitu pula upaya keras pemerintah dalam upaya membentuk good geverment akan tercapai apabila semua pihak sadar dan memulai “perang terhadap korupsi”, di samping juga kita butuh hukuman yang mempunyai efek jera dan penegak hukum yang amanah dengan jabatannya.
Sebagai penutup, marilah kita simak ungkapan hikmah dari Aa. Gym, lalu kita jadikan sebagai titik tolak perubahan dan bumbu perayaan ini, “Mulailah dari diri sendiri. Mulai dari hal yang terkecil. Dan mulailah saat ini”. Ketika orang lain sibuk sikut-sikut sana sikut sini, maka kita harus memulai menjadi orang yang jujur saat ini juga. Ketika orang-orang tidak jujur maka kita harus memulai dari diri sendiri untuk berlaku jujur.
Begitulah secuil hikmah seorang Aa. Gym. Artinya, persoalan mendasar adalah memulai dari diri sendiri yang dilandasi dengan kesadaran. Begitu pula dengan korupsi, ketika seseorang sadar bahwa korupsi akan merugikan orang lain, bangsa, dan menyengsarakan rakyat dan bertentangan dengan niai agama, tentu dia tidak akan melakukan itu. Namun, nafsu syahwat keduniaan (hedonisme) terkadang menutup mata untuk berbuat kebajikan. Jadi, untuk memulai perubahan tersebut, nafsu syahwat keduniaan pada diri sendiri harus ditundukkan. Wallahua’lam! *
           


Selasa, 06 Desember 2011

Bagaimana Dengan Kita ?


Anak-anak adalah usia yang produktif untuk menghapal. Alangkah indahnya mereka tumbuh menjadi penghapal al-Qur'an.
Bayangkan, cuma 5 kali pertemaun PAMI, mereka bisa menghapal surat Al-'Alaq yang terdiri dari 19 ayat. Dengan kalkulasi ini, insyallah dalam waktu kurang dari satu tahun mereka bisa menghapal satu juz al-qur'an (juz 30), meskipun sebagian mereka masih belajar iqro'.

Hahahaha . . . . . lucu .... qiro'ahnya masih a ba ta ya, subhanallah, mereka sudah bisa lancar dari al 'alaq sampai an-nas dalam waktu kurang lebih 3 bulan. Ajaib bukan?
Hmmmm..... ada pesan dari Nabi kita, "sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar al-Qur'an dan mengajarkannya".  
 
hayooooo . . . . . . bagaimana dengan kita? berepa yang sudah kita hapalkan dari al-qur'an? Apakah g' malu dengan anak-anak? ^_^




Rabu, 23 November 2011

Inspirasi Darimu Buya (Hamka)


“Jika seseorang sudah mencapai pada tahap membaca yang tinggi, maka ia akan terpanggil untuk memindahkan ilmu pengetahuan yang didapatinya dalam bentuk tulisan"  
(Hamka)