Sabtu, 05 Oktober 2013

Nasehat al-Dhahabī Kepada Ibn Taymiyyah

Al-Nasīḥah al-Dhaḥabiyyah li Ibn Taymiyyah:
Click untuk buku PDF

Beberapa penggal yang telah kuusahakan untuk difahami
"Wahai Muslim
Engkau (Ibn Taymiyyah) telah mengedepankan nafsu keledai untuk memuji dirimu, sampai kapan engkau akan mempertahankan egomu dan menyerang orang-orang pilihan. Berapa lama lagi engkau akan menghargainya dan menghina orang-orang yang berbakti, berapa lama lagi engkau akan mengagungkannya dan merendahkan hamba-hamba. Sampai Kapan engkau akan menjadi teman dekatnya dan membenci orang-orang zuhud.
Sampai kapan kamu memuji-muji omonganmu sendiri dengan pujian yang tidak engkau berikan bahkan kepada hadis-hadis Bukhari & Muslim, andai hadist-hadist dari keduanya selamat dari kecamanmu, bahkan setiap saat engkau menyerangnya dengan mendha’ifkannya dan menggugurkannya dengan takwil atau pengingkaran."

Minggu, 29 September 2013

"Sungguh budi bahasa akan meluluhkan hati yang 'dongkol'."



1 semester sudah terlewati dan tinggal diasrama. Entah mengapa, baru ini kunci bilik bermasalah, rusak. Bukan disengaja, tapi memang umurnya sudah sampai. Laporan sudah dibuat ke Pejabat Asrama, dan kebetulan disitu sedang hadir pula pejabat yang yang khusus memperbaiki kerusakan, "Iya, insyaAllah petang nanti akan diperbaiki", katanya. Ditunggu tapi tak datang. Ohh… mungkin dia lupa atau terlalu banyak pekerjaan. Esoknya juga tidak datang. Dan setelah genap empat hari, maka laporan baru dibuat, "oh… iya, nanti disampaikan ke tukang kemarin", kata salah seorang Pejabat Asrama. Ditunggu, juga tidak datang. Esoknya juga tidak datang. Dan esoknya juga tidak. Akhirnya laporan dibuat lagi, "Puan, maaf, laporan saya sudah satu minggu, dan ini ketiga kali saya melapor, tapi kunci belum diperbaiki. Bilik saya ditinggal bila keluar atau ke kampus dalam keadaan tak terkunci. Nah, sekiranya kalau tukangnya terlalu sibuk, tidak mengapa saya saja yang memperbaiki, berikan saya kunci baru dan pinjamkan saya alat-alat", pintaku. "Oh.. iya… maaf… maaf… maaf…." Blaa.. blaa… blaa… alasan yang panjang, wajah bersalah dan menyesal.

Kamis, 12 September 2013

Pengumuman Lolos Seleksi Beasiswa S 3 Pemda Jambi 2013

Upss..... bagi anda yang telah mengurus beasiswa S 3 Pemda Jambi tahun 2013, silahkan cek nama anda: (Lihat disini). Jika anda beruntung, cepat isi formulir untuk menghadiri seleksi selanjutnya (wawancara). Lihat disini

Semoga bermanfaat.

Senin, 09 September 2013

“Gila”



“Edi! Jadual kuliah anda semester ini full dari senin sampai minggu, kecuali Jum’at libur?”, tanya salah seorang teman.
“Iya”
“Gila!”, katanya. 
Gila? Iya memang ‘gila’. Tapi itulah realita. Dan itu pula yang membedakan CASIS dengan Kampus lain.
Saya paham, gila yang ia maksud bukanlah penyakit gila, tapi ekspresi diri yang tercengang dengan jadual pelajaran yang padat, lalu ia bandingkan dengan jadual kuliahnya yang hanya ditawarkan dua mata kuliah, Metodologi Penelitian & Bahasa Melayu, setelah itu riset. Sementara di CASIS, tidak. CASIS menghidupkan kembali tradisi ISTAC lama. Kata Prof. Wan, ‘We want to produce you like a lion’, dalam pidato penyambutan mahasiswa baru CASIS tadi siang.
Sejauh penghitunganku, ada 21 mata kuliah. Lima mata kuliah wajib dan selebihnya ‘sunnah’, tapi diwajibkan.
Stress? Pasti.
Tapi, enjoy saja. Jalani. Maka akan tahu nikmatnya.



Kuala Lumpur, 9 September 2013


Sabtu, 07 September 2013

Belajar Bahasa Latin


  
“Wer fremde Spachen nicht kennt,
Weiss nichts von seiner eignen”

Suasana Setelah Belajar
Dalam beberapa hal, ungkapan Jerman diatas ada benarnya. “He who does not know foreign languages, know nothing of his own (language)”. Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu, sedangkan bahasa Melayu sendiri banyak berasal dari bahasa Arab, dan Sangsakerta serta minus Persia. Dalam beberapa hal, bahasa Arab juga ada terpengaruhi dari bahasa Syiriac. Sementara bahasa Sangsakerta juga dipengaruhi oleh bahasa Latin.
Berangakat dari hal tersebut,  kami mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di CASIS-UTM dan IIUM, malam ini (06-09-2013) ngumpul bersama belajar bahasa Latin dengan Prof. Dr. Syamsuddin Arif di Kampus IIUM. Berdasarkan kesepakatan bersama, pelajaran ini berlanjut sampai khatam buku Latin: An Introductory Courses Based on Ancient Authers.