Selasa, 22 Mei 2012

Asa Menara


hingga tertulis menjadi syair
yang mengiringi bermacam rasa

lalu...
kutelesuri dalam bait perbait, hingga mengaliri torehan tinta.
namun jiwa tak sabar menanti masa

negeri itu dua menara.
mengenyam asa bersama pujangga
duduk mengaji kan ku kesana 
lah menjadi 'pemikir' dan 'penyair' baru kan ku pulang
karena jiwaku lah terhayati 'tiga warna'
yang kan membetik hati 'negeri menara'.


Jambi, 27 Maret 2012
Posting Komentar