Jumat, 15 Juni 2012

MENUNGGU PINANGAN



Pernahkah anda menunggu pinangan seseorang? Bagaimana rasanya? berdegup-degup penuh harapan bukan? Huh.... sungguh ‘pekerjaan yang membosankan adalah menunggu’ bak ungkapan yang sering kita dengar yang sering didengungkan oleh orang-orang sekitar kita.
Ini kali pertama saya menunggu pinangan. Hah... kok bisa? Bukankah laki-laki yang meminang perempuan? Weleh.... weleh.... weleh.... Kok malah terbalik? Bukankah lho itu laki-laki? Hahahaha.... ini bukan urusan pinangan perempuan bro.... tapi menunggu pinangan beasiswa dari CASIS-UTM. Menunggu offer letter yang katanya dua sampai empat minggu akan dikirim setelah bahan-bahan dilengkapi. Hari tepatnya sudah 16 hari terhitung dari tanggal 30 Mei kemarin saya lengkapi.
Hahahaha .... hatiku berdegup dan berharap bukan karena takut untuk tidak diterima, insyaallah akan saya dapatkan. Tapi karena tidak sabar lagi rasanya untuk meninggalkan negeri ini untuk menimba ilmu di negeri seberang sana. Tidak sabar lagi rasanya untuk berjumpa dengan saudara-saudaraku para mahasiswa internasional dan mahasiswa Indonesia di IIUM yang aktif di ISFI, (wabil khusus my old brorther, Ali Rakhman. Hahahahaha.... I Miss You So Much bang) UKM, atau CASIS sendiri.
Alah.... alah.... ‘sabar’, akhirnya itulah kata yang meretas. Ambil hikmahnya saja. Dengan masih adanya saya di Negeri Jambi ini, saya lebih bisa konsen untuk memperbaiki kemampuan bahasa saya. Masih bisa konsen untuk menulis artikel dan masih bisa bertemu dengan teman-teman sekelas di LIA. Hmmm.... dan tak terlupa, Mrs Winny, my nice inspiration teacher. I will always recall your motivation to do not stop studying. Hmm... may God blesses you.
Posting Komentar