Rabu, 20 Juni 2012

Semangat Perubahan

“Mantap, ana benar-benar tersentuh akhi.... :)”


Mendengar bait-bait indah pesanmu sungguh membuat hatiku tersentuh. Tersentuh karena kelembutan tutur bahasamu. Tersentuh karena mendengar perjuanganmu. Tersentuh karena aku bersyukur pada Tuhan yang telah memperkenalkan aku dengan orang sepertimu. Hingga membuatku yakin untuk berjuang dan mengikuti jejak langkahmu. Engkau adalah pejuang tanggguh dari Bumi Inhil Riau yang pernah belajar di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Engkaulah abangku, Ali Rakhman, nama yang sangat indah dan salah satu Mahasiswa Indonesia yang belajar pada Pasca Sarjana IIUM nun jauh disana.

Ini dia abangku Ali Rakhman. Sttttt.... jangan katakan sama dia ya bahwa potonya aku curi.wkwkwkwkwk aku curi dari Fb nya.hahaha.. sttttt.... ntar ketahuan #bisik2

Mantaaaaappppp . . . .
Benar, hatiku sekarang memang sudah mantap. Niat sudah lurus. Segala sesuatu sedang dan sudah diupayakan. Dan yang lebih melegakan lagi, sebuah e-mail kuterima dari Prof. Khalif Muammar, ketua Bidang Akademik CASIS-UTM tentang kepastian masuk kuliah pada bulan September mendatang seraya menasehatkanku untuk memperdalam lagi Bahasa Arab dan Inggris.

Prof. Dr. Khalif Muammar, M.A (Intelektual Muda Dari Jabar)

Aku teringat kali pertama bertemu beliau, waktu makan siang di RM. Pagi Sore Jambi Sehabis Stadium general di Auditorium IAIN. Pada waktu itu aku mengutarakan niatku untuk melanjutkan studi S 2 ke CASIS, dan beliaupun menyambutnya dengan hangat.

“Edi ….”, beliau memanggil sembari mengabit tangan ketika mau pulang. Lalu aku mendekat. “Tolong kirimkan tulisan-tulisan serta skripsimu ke e-mail saya”.

“Baik ustaz, insyaallah”, jawab.

“Kita nanti kuliah dengan pengantar bahasa Inggris. Tolong siapkan bahasamu”

“Ok Ustaz Insyaallah”

Lalu kamipun berpisah.

Ringkas kata ringkas cerita. Sungguh jika kita mau we will find the way. Sekarang aku sangat bersyukur atas ijabah do’a dan ikhtiyarku selama ini, insyaallah tidak akan lama lagi aku akan memetiknya. Go internasional! Sebuah cita-cita yang lah lama terhujam mulai dari Aliyah dulu dan kini pun tidak pernah pudar.

Selamat datang duniaku. Aku yakin, insyaallah Allah akan mengabulkan, cita-citaku yang pernah kutulis dalam catatan harianku untuk menjadi seorang Professor yang Radhiyallahu’anhum (yang diridhoi Allah) akan tercapai. Hatiku sudah berkata, sekiranya tercapai apa yang aku impikan, aku tidak akan “pulang”  sebelum menyelesaikan Doktor. Semoga Allah memudahkan jalan. Amin!!

Dari Jambi Untukmu Negeri

#Semangat Perubahan#

Posting Komentar