Selasa, 21 Juni 2011

Tarian Senja














ku coba melukiskan apa yang terjadi sembari mencicipi rasa dan menuangkan madu, indah terasa. hingga tercatat di balik zikir ini, memuja asma-Nya.

kupuja karena:
aku tahu itu asin, garam lah tertuang
aku tahu itu manis, gula lah tercicipi

kulukis karena kan menyilaukan mata
mengindah rona-rona. menuangkan senyum
namun apabila sembilu menghunus bathin, pedih oh… terasa

sabarlah karena senja lah menguning, memancarkan merah saga. petanda gelap malam kan tiba. berjalan dengan cercah cahaya menuju-Nya

lalu ku jemput pagi dengan riang gembira dikala embun-embun pagi menghijaukan dedaunan hingga mentari menyingsing
mengeringkan
mengilap

kembali…
senjapun kembali menari


100611

Posting Komentar