Senin, 01 Oktober 2012

Mantra Kesuksesan


Dua puluh empat tahun yang silam, seorang bayi mungil lahir dari pelosok Kabupaten Merangin. Masa anak-anak dan remajanya dihabiskan di kampung halamannya selama 15 tahun. Lalu kemudian dia hijrah menuju Kota Jambi dalam rangka pengembaraan intelektual untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, wabil khusus dalam ilmu agama.


Tahun berganti tahun tak terasa ternyata sudah sembilan tahun dia meninggalkan kampung halam dan menetap di Kota Jambi. Dan alhamdulillah, di Kota yang terletak pada jantung sumatra tersebut akhirnya dia bisa juga menyelesaikan keserjanaannya dalam ilmu syari’ah. Meskipun, pasti tentu banyak rintangan dan aral yang menghadang, mulai dari meninggalnya sang bapak tercinta ketika awal kuliahnya sehingga beban kuliah lebih banyak di pundaknya sendiri dan berbagai rintangan lainnya. Namun, berkat sabar dan ketekunan alhamdulillah, rintangan yang mendahadang tersebut menjadi memori indah untuk dikenang.

Hampir dua tahun selepas sarjana dia masih tetap bertahan di perantauan. Man Sobaro Zofiro, siapa yang bersabar pasti akan menang dan Man Jadda Wajada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapat, beitulah pepatah arab mengajarkan. Hari ini berkat kesabaran dan kesungguhan, bayi mungil yang sudah tumbuh dewasa itu kini menjadi seorang mahasiswa pascasarjana pada sebuah perguruan tinggi yang sudah bertarap internasional. Itulah kehidupan, bak kata Ahmad Fuadi dalam nevolnya, “5 Negeri Menara” mantra Man Jadda Wajada dan Man Sobaro Zofiro, itulah kunci kesuksesan. Sebuah mantra kesuksesan…. Semangat…

Posting Komentar