Selasa, 03 Mei 2011

Yang Terlintas Dan Yang Tersurat


Apapun yang terlintas, bebayangkah ia ?
nyanyian syurga atau nyanyian neraka ?

Demikian pula jika ku katakan ini atau itu
tahukah kalian wahai tuan
atau ku jabarkan.

Demikian pula jika ku katakan musim: semi atau gugur, panas atau hujankah ia ?

Demikian pula jika ku katakan begitu agungnya nilai yang terkandung dalam puisiku. atau ku katakan: daku terpesona atas kemolekan tubuh mulus alam semesta.

Demikian awan-awan jika ku katakan ia menangis di siang hari, atau di sepertiga gelap malam, atau bunga-bunga tersenyum menguntum tatkala mentari menyingsing di pagi hari.

atau purnama terang tersenyum di pipi cahaya empat belas
atau mentari atau gemerlipan bintang
atau kilat yang menyambar
atau guntur yang menyesakkan dada
atau angin sepoi-sepoi yang menghanyutkan dalam lamunan dunia khayal
atau hamparan sawah hijau memandang
atau barisan-barisan gunung hijau pagar betis
atau utara, selatan, timur, barat petunjuk arah
atau bebukitan, pepuingan dan bebatuan
atau taman, lingkungan, kawasan dan cagar alam
atau ku katakan putri jelita raja dan hulu balang nan molek bak mentari terbit atau gemintang.

Setiap yang ku sebutkan hendaklah dipaham wahai tuan
yang datang dari pencipta kemolekan tubuh alam semesta
yang diturunkan kepada mata hati dan kasysyaf, karakter suci nan tinggi
yang menjadi saksi kebenaran sejati

yang terlintas dan yang tersurat



Jambi, 15 April 2011
Posting Komentar